Cara Mengolah Sampah Menjadi Kerajinan Yang Menghasilkan Uang

Ditulis oleh: -

Kerajinan Tangan dari sampah plastik merupakan kerajinan yang sangat mungkin dan bisa menjadi alternatif peluang usaha di sekeliling kita. Seperti yang kita ketahui Plastik merupakan bahan kebutuhan yang banyak dipergunakan dalam kehidupan manusia saat ini. Akan tetapi sisa sampah dari plastik menjadi permasalahan tersendiri bagi kehidupan.


Solusi yang tepat adalah dengan mengurangi penggunaan bahan yang berasal dari plastik atau mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Sampah plastik bisa diolah menjadi aneka Kerajinan tangan yang memiliki potensi ekonomi yang cukup baik. Peluang usaha Kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan rezeki juga mengurangi polusi akibat sampah plastik.

Salah satu orang yang memanfaatkan atau menata ulang barang bekas menjadi barang yang bernilai seni tinggi adalah Evan Driyananda dan Attina Nuraini, barang-barang tersebut bisa jadi media komunikasi yang menembus banyak dimensi. 

Dua seniman yang sudah saling mengenal sejak SMA ini memilih jalur berkesenian yang terbilang jarang di Indonesia. Mereka memilih untuk mengubah dan menata ulang berbagai sampah non-organik yang mereka dapatkan. “Istilahnya itu found object atau benda temuan,” kata Evan yang juga merupakan vokalis utama di Morries Chambers Band. Baca kisahnya disini


Cara Mengolah Sampah Plastik Menjadi Kerajinan

Langkah awal mengolah sampah plastik menjadi kerajinan adalah adalah dengan memisahkan sampah kering dan sampah basah. Dan selanjutnya sampah kering seperti bungkus minuman ringan seperti kopi, susu dan mi instan dibersihkan. Setelah itu plastik-plastik yang telah dicuci dan dikeringkan kemudian dipotong-potong seperti pola barang kerajinan yang akan dibuat. Pola dibuat sesuai dengan bentuk barang yang akan dibuat. Setelah dipotong sesuai dengan pola, langkah selanjutnya adalah menjahit sesuai dengan pola tersebut. Yang diperlukan adalah ketelatenan dari penjahit.

Saat ini kerajinan dari sampah plastik telah menjadi produk fashion tersendiri yang berasal dari barang daur ulang atau bisa disebut trashion. Trashion ini artinya fashion dari sampah.Dengan menjadi trashion nanti, produk kerajinan daur ulang sampah kering akan bisa dinikmati tidak saja kalangan masyarakat menengah ke bawah tapi juga kalangan menengah atas yang biasanya sangat memperhatikan kualitas produk kerajinan yang akan dibeli. 

4comments:

  1. Haduehh..blog dengan content bagus begini kok ya tidak ada yang komentar..
    Kenalkan saya adalah Frans; ayah dari 3 orang anak. Saya tertarik sekali dengan alternatif ini, berkarya (membuka peluang usaha untuk orang2 di sekeling saya)sambil tetap menjaga nilai2 Go green..
    Kendalanya saya tidak punya contact person/wadah yang memiliki ketrampilan ini yang bersedia share ilmu (praktek langsung) cara membuatnya secara cuma-cuma:)
    Bila ada yg bersedia berbagi ilmu saya antusias sekali..
    Saya tinggal di sekitar Bintaro, ini no saya 081380218556.
    terima kasih untuk infonya..
    Blog ini sangat inspiratif!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengakuan Kisah Nyata Ibu Ratnawati

      Assalamualaikum Wr, Wb.
      sebelumnya saya minta maaf apabilah tulisan yang saya posting ini menyinggung hati para pecinta dunia maya, namun apa yang saya tulis ini bukanlah tapi kisah nyata yang saya alami dan rasakan saat ini,

      sebelum saya melanjutkan cerita ini perkenalkan nama lengkap saya Ibu Ratnawati Usia 44 tahun tinggal di Pohuwato propinsi Gorontalo, kisah saya mulai ketika saya dan suami membuka usaha pengepul rumput laut di daerah kami awalnya usaha kami sangat maju pesat dan ekonomi kami boleh di katakan sudah berkecukupan karna usaha yang mulai maju pesat itu akhirnya saya dana suami sepakat untuk membesarkan usaha kami dengan meminjam modal di dengan jaminan surat tanah dan rumah kami, saya dan suami mendapat pinjaman dari bank sebesar 1 Milyar kami pun memakai uang itu untuk mengepul semua hasil rumput laut di gorontalo, namun nasip berkata lain bukannya keuntungan yang kami dapat tapi malah musibah gudang tempat penyimpanan yang bersampingan dengan rumah kami ludes terbakar api semuanya musnah tanpa sisa barang uang perhiasan pun habis, saat itulah kami terpuruk dan jatuh miskin, keputusasaan melanda kami dan pada akhirnya saya dan suami memutuskan mencari jalan instan minta pesugihan pada awal maret kami berkunjung ke tanah jawa menjumpai seorang dukun di kota malang berbagai ritual sudah kami jalani tapi hasilnya nol. uang kami habis tapi kami tidak dapat apa-apa, lalu kami cari ke tempt lain dan kami bertemu dengan K.H. Abah Manzur, setelah kami mendengarkan penjelasan beliu awalnya kami sedikit ragu akan berhasil karna cara beliu ritual tidak pakai bahan apapun cuma pakai uang yg kami sisahkan itu, setelah menunggu 5jam lamanya allhamdulillah, mata saya tertujuh pada karung yg didalamnya penuh dengan uang pecahan 100 ribu, kemudian pak kyai memanggil kami dan menyampaikan itu uang anda ambillah "kata beliu" dengan sujud syukur kami mencium kaki beliu sambil menangis bahagia, lalu ke esokan harinya kami pulang ke gorontalo untuk meritis usaha lagi, berkat bantuan dana gaib 3 milyar dari abah manzur kini hidup kami sdh lebih baik dari sebelumnya, kepada saudaraku yang ingin mengubah nasib jangan pikir pikir lagi segeralah minta pertolongan beliu insyaallah beliu akan membantu kesusahan anda.

      Sedikit saya tambahkan bahwa ritual pesugihan abah tanpa tumbal dan resiko apapu di jamin aman dunia akhirat,

      Jika ingin merubah nasib segerah hubungi kyai abah manzur di nomor tlp 0852~1387~5889 atau KLIK DISINI!!









      Wassalam.

      Hapus
  2. saya mau tanya pak..
    saya baru mau mulai membersihkan lingkungan sekitar saya menjadi bersih, saya hanya bisa mengumpulkan sampahnya saja tapi saya belum bisa mengolahnya... mohon untuk bimbinganya pak demi kemajuan desa saya pak..

    BalasHapus
  3. Makasih buat yang sudah berkunjung kesini.
    @Desi Farahsani : 1. Penyediaan tempat samapah yang berbeda antara sampah organik dan sampah anorganik.
    2. Diberi pengarahan tata cara pembuangan sampah (Dipilah antara organik dan an organik) Jangan dicampur.

    Sampah organik bisa untuk dibuat pupuk.
    Sampah anorganik bisa dikelola dengan sistem 3R (reduce, reuse, dan recycle)

    BalasHapus